500 Pelajar HTI Turun Kejalan

Lima ratus pelajar dan mahasiswa Hizbut Tahrir Indonesia menyemut di bundaran Kantor Pos Indonesia, Jalan Lambung Mangkurat, Minggu (1/12) siang. Ratusan pelajar ini turun kejalan menolak program pekan kondom nasional Kementrian Kesehatan pada 1-7 Desember.
“Kami menolak tegas agenda ini. Mengapa? Sebab, seolah-olah seks bebas menjadi boleh dengan syarat memakai kondom. Ini kampanye yang menyesatkan,” kata koordinator aksi, Fahmi seperti dikutip Radar Banjarmasin, kemarin.
Aksi ini juga bertepatan dengan peringatan Hari HIV-AIDS Sedunia. Pekan kondom nasional adalah program milik Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN). Dari tanggal 1 sampai 7 Desember, KPAN berencana membagikan kondom secara gratis pada remaja. Program ini juga mendapat dukungan dari Menteri Kesehatan RI, Nafsiah Mboi.
Disebutkan Fahmi, dari data Kemenkes RI pada triwulan kedua 2011, tercatat 26.483 kasus AIDS. Dari segi umur penderita, mereka yang terjangkiti virus mematikan ini tragisnya kebanyakan adalah generasi produktif. Untuk penderita 20-29 tahun menempati 36 persen dan 30-39 tahun 34 persen.
“Seks bebas makin menggila, angka aborsi juga kian meningkat setiap tahunnya. Kok perzinahan malah disponsori oleh negara. Ini kebijakan yang tidak pro rakyat dan tidak pro Islam,” tukasnya.
Aksi ini digelar HTI serempak di seluruh Indonesia. Tuntutan mereka sederhana, menuntut pekan kondom nasional disetop.
“Selain menuntut kampanye ini dihentikan. Kami juga ingin mengingatkan masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim, zina hukumnya haram,” tandasnya. 
[fud/radarbanjarmasin/banuasyariah]
500 Pelajar HTI Turun Kejalan 500 Pelajar HTI Turun Kejalan Reviewed by Banua Syariah on 9:47:00 PM Rating: 5