Demokrasi Didesain Memecah Belah Umat Islam

Diskusi Publik HTI Sumatera Utara
MEDAN – Ketua FUI Sumatra Utara, Ust Timsar Zubir menyatakan sistem demokrasi sengaja didesain untuk memecah belah umat Islam oleh negara pengembangnya Amerika Serikat. Dilansir laman Hizbut Tahrir Indonesia, pernyataan tersebut disampaikan Ust Timsar disela Diskusi Tokoh Terbatas bertajuk “Rekonsiliasi Umat Pasca Pilpres 2014” di kantor HTI Sumut, Jl Amaliun No.90 Medan, beberapa waktu lalu.

Pertemuan yang dihadiri berbagai kalangan tokoh, ulama dan ormas Islam seperti FUI, FPI, HTI ini dikemas dalam bentuk diskusi dengan memberikan kesempatan kepada para tokoh dan ulama untuk menyampaikan komentar dan argumentasinya menyikapi seputar masalah yang terjadi ditubuh umat terutama pasca pilpres 2014 di Indonesia.

Sekretaris FPI Sumut, Nursarianto dalam diskusi tersebut menyatakan dalam konteks Islam, perpecahan akibat sistem demokrasi akan berefek kedepan ummat tidak percaya lagi terhadap apa bersumber dari syariah. Menurutnya, kondisi perpecahan ummat ditubuh maupun antar partai Islam sudah tidak wajar lagi.

Senada dengan itu, ust Abbas Ramli dari FUI Kota Medan menjelaskan selama sumbernya bukan dari Islam, maka pasti akan memberikan perpecahan. Demokrasi lebih mementingkan hukum berdasarkan suara terbanyak, sementara Islam menegaskan hukum harus berasal dari Islam.

“Demokrasi sumber perpecahan. Jalan keluarnya adalah kembali ke hukum Allah, menegakkan khilafah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua LKU HTI Sumut, Ust Muhammad Fatih Al Malawi menyampaikan bahwa ada yang berpendapat perbedaan itu belum sampai tahap perpecahan. Bila berkaitan dengan ikhtilaf, tidak ada masalah. Namun bila tafarruq, maka perlu didudukkan.

“Bila dalam persoalan aqidah kita harus tegas. Perbedaan sekarang sudah sampai kepada tahap iftiroq,” ujarnya.

Ketua LF HTI Sumut, Ust Wirman Abu Sauqi mengatakan perpecahan ini lebih karena umat sering terjebak dalam pemikiran yang pragmatis. Ide demokrasi menjadi kanalisasi ide umat Islam untuk menerapkan syariah. Aqidah hanya digunakan dalam aspek ibadah, belum dipakai dalam aspek pemersatu dalam politik.

“Aqidah ruhiyah dan aqidah siyasiyah umat harus bersatu,” imbuhnya. [*]
Demokrasi Didesain Memecah Belah Umat Islam Demokrasi Didesain Memecah Belah Umat Islam Reviewed by Banua Syariah on 4:56:00 PM Rating: 5