Pin dan Pakaian Anggota DPRD Banjarbaru Nyaris Setengah Miliar

Pemerintah Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan harus menggelontor dana nyaris tembus setengah miliar atau tepatnya Rp464.100.000,- untuk pengadaan pin dan pakaian 30 anggota dewan periode 2014-2019 yang akan dilantik hari ini, Kamis (9/10).
Grafis : Radar Banjarmasin

Pemerintah Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan harus menggelontor dana nyaris tembus setengah miliar atau tepatnya Rp464.100.000,- untuk pengadaan pin dan pakaian 30 anggota dewan periode 2014-2019 yang akan dilantik hari ini, Kamis (9/10).


Dikutip harian Radar Banjarmasin, Kamis (9/10/2014), anggaran sebesar itu diantaranya untuk pengadaan pin emas sebesar 8 gram Rp5.750.000 per unit atau total Rp172.500.000,-. Selain itu untuk pakaian, diantaranya Pakaian Dinas Harian (PDH) masing-masing seharga Rp1.150.000, Pakaian Sipil Lengkap (PSL) masing-masing Rp2.750.000, Pakaian Sipil Harian (PSH) masing-masing Rp1.320.000, Pakaian Sipil Resmi (PSR) masing-masing Rp1.600.000 dan Pakaian Adat (PA) masing-masing dianggarkan Rp2.900.000.

Dengan kata lain, setiap anggota dewan untuk keperluan Pin dan Pakaian saja dianggarkan tidak kurang dari Rp15.470.000 belum dipotong pajak. Anggaran tersebut tidak termasuk untuk keperluan dasi dan sepatu anggota dewan.

Sekretaris DPRD Kota Banjarbaru, Yanni Makkie saat dikonfirmasi mengatakan pengadaan pakaian dinas anggota Dewan Kota Banjarbaru itu hanya dilakukan sekali selama satu periode di DPRD.

Sedangkan untuk pengadan pin emas kata mantan Kabah Humas Setda Kota Banjarbaru diera Rudy Resnawan ini mengaku tidak ingat persis berapa nominal anggarannya. Namun yang pasti katanya, anggaran untuk itu memang ada dianggarkan.

“Untuk pakaian resmi, anggaran itu tidak termasuk dasi dan sepatu. Hanya setelan jas dan celana saja. Dan itu belum dipotong pajak, karena berupa nilai yang dianggarkan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Banjarbaru, Thalmi Hasani saat dikonfirmasi mengatakan pengadaan pin dan pakaian anggota dewan tersebut merupakan belanja barang habis pakai, bukan belanja modal. Meskipun pin dewan berbahan emas, sifat pengadaannya barang habis pakai atau tidak tercatat sebagai aset milik pemerintah kota Banjarbaru. “Seperti baju dinas, jas itu sifatnya belanja barang habis pakai,” pungkasnya.  [Radar Banjarmasin / www.banuasyariah.com]



Pin dan Pakaian Anggota DPRD Banjarbaru Nyaris Setengah Miliar Pin dan Pakaian Anggota DPRD Banjarbaru Nyaris Setengah Miliar Reviewed by Banua Syariah on 9:27:00 AM Rating: 5