Tolak Kenaikan BBM, Pelajar Menangis Saat Teatrikal

Aksi damai menolak kebijakan kenaikan harga BBM oleh DPD II HTI Kota Banjarbaru diwarnai isak tangis saat sejumlah siswa menggelar aksi teatrikal. Salah seorang pemeran teatrikal, Yoga bahkan sempat menangis diakhir aksinya di taman Van Der Pijl Kota Banjarbaru, Minggu (23/11).  “Kebijakan ini menyakiti rakyat kecil. Siapa yang tak sedih jika dikhianati, dibohongi dan dizalimi,” cetus Yoga usai aksi teatrikal tersebut.  Pelajar Insantama Banjarbaru ini mengaku sedih dengan kebijakan pemimpim dzhalim yang mengambil kebijakan tanpa melihat dampaknya bagi masyarakat.
BANJARBARU – Aksi damai menolak kebijakan kenaikan harga BBM oleh DPD II HTI Kota Banjarbaru diwarnai isak tangis saat sejumlah siswa menggelar aksi teatrikal. Salah seorang pemeran teatrikal, Yoga bahkan sempat menangis diakhir aksinya di taman Van Der Pijl Kota Banjarbaru, Minggu (23/11).

“Kebijakan ini menyakiti rakyat kecil. Siapa yang tak sedih jika dikhianati, dibohongi dan dizalimi,” cetus Yoga usai aksi teatrikal tersebut.

Pelajar Insantama Banjarbaru ini mengaku sedih dengan kebijakan pemimpim dzhalim yang mengambil kebijakan tanpa melihat dampaknya bagi masyarakat.

"Mereka harus sadar dan mengganti sistem rusak ini dengan syariat Islam. Untuk para pemimpin lihatlah rakyat kalian, ratyatmu menanggis disini, karena kebijakan kalian menaikkan BBM. Hati-hati diakhirat nanti, kalian dimintai pertanggung jawaban atas kebijakan yang kalian ambil," ungkapnya.

Aksi itu sendiri mempertontonkan penguasa lebih berpihak pada pemodal besar kapitalis ketimbang rakyat kecil. Rakyat kian sulit memperoleh BBM, lantaran pemerintah lebih membela asing. Aksi tersebut sontak menyedot perhatian banyak orang termasuk pengguna jalan.

Sementara itu, Koordinator Aksi Teaterikal DPD II HTI Banjarbaru, Agus Riyadi mengatakan, aksi tersebut adalah bentuk penolakan terhadap kebijakan dzalim menaikan harga BBM.

"Tteaterikal ini untuk memberikan pencerahan, bagaimana fakta di Negeri ini yang memiliki potensi SDA dan Energi yang melimpah, tetapi Rakyat hanya bisa menerima hasil yang sedikit. Kenaikan BBM ini juga memperparah keadaan kondisi rakyat yang ada, kita menolak kebijakan ini, Islam mempunyai solusi untuk itu, yaitu dengan Khilafah Islamiyah," ungkapnya.

Dia menambahkan aksi tersebut hanyalah langkah awal saja, langkah-langkah lainnya akan tetap mereka lanjutkan dengan aksi-aksi nyata di lapangan dan kehidupan sehari-hari. Dia berharap semoga Negara Indonesia bisa menjadi negara yang diridhoi Allah SWT dengan menerapkan Islam dalam setiap kebijakan-kebijakan maupun tata kelola pemerintahan. [*] 





Penulis : Abu Rafif
Editor : Abu Rafif
Tolak Kenaikan BBM, Pelajar Menangis Saat Teatrikal Tolak Kenaikan BBM, Pelajar Menangis Saat Teatrikal Reviewed by Banua Syariah on 9:40:00 PM Rating: 5