Kemenag : Ketika Doa Diatur Semua Jadi Rumit

Kementerian Agama (Kemenag) mengaku tidak akan mengatur pelaksanaan doa di lembaga pendidikan. Pihaknya akan menyerahkan langsung urusan kepada para pendidiknya.
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) mengaku tidak akan mengatur pelaksanaan doa di lembaga pendidikan. Pihaknya akan menyerahkan langsung urusan kepada para pendidiknya.

"Ketika diatur-atur, semua jadi rumit. Serahkan ke lembaga pendidikan. Mereka sudah bisa membagi diri dan memahaminya," ujar Sekretaris Jenderal Kemenag Nur Syam, seperti dilansir republika Rabu (10/12/2014).

Ia menilai, doa memang tidak perlu ada aturan atau formatnya. Ketika diatur justru akan lebih rumit dan kurang esensinya.

Ketika pelajaran agama Islam memang diawali dengan doa secara Islami, ujar Nur Syam, begitu juga ketika pelajaran agama lainnya dapat berdoa sesuai agamanya.

Sama halnya di dalam sebuah acara. Nur Syam mencontohkan, ketika acara mayoritas dihadiri oleh orang Islam, memang diawali dengan doa secara Islami, begitu juga sebaliknya.

"Kita tidak perlulah atur-atur, itu masing-masing saja. Ini kan juga memang tradisi yang sudah berlaku sesuai asas toleransi," kata mantan dirjen Pendidikan Islam Kemenag ini.

Meski begitu, Kemenag siap berdialog dan membuka diri tentang saran pengaturan doa di sekolah. Tapi, tentunya harus diutamakan relevansinya dengan agama, tradisi, dan budaya.

Sejauh ini, Nur Syam membeberkan, Kemendikbud belum menghubungi atau membicarakan apa pun terkait hal ini.

"Kita itu negara agama jadi harusnya memang tidak ada aturan doa. Sejauh ini, Kemendikbud belum menghubungi jadi belum tahu aturannya seperti apa," katanya. [*]

Sumber : RepublikaOnline
Editor : Abu Rafif
Kemenag : Ketika Doa Diatur Semua Jadi Rumit Kemenag : Ketika Doa Diatur Semua Jadi Rumit Reviewed by Banua Syariah on 7:45:00 PM Rating: 5