Pujian IMF Pencabutan Subsidi Disebut Gombal Neoliberal

INTERNASIONAL Monetary Fund (IMF) memuji pengelolaan makro ekonomi Indonesia yang dinilai telah meningkatkan kredibilitas kebijakan dan ketahanan eksternal di Indonesia. Peneliti Lingkar Studi Perjuangan (LSP), Gede Sandra menegaskan, pujian lembaga donor tersebut hanya gombal belaka. Selama melaksanakan kebijakan neoliberal semacam pencabutan subsidi energi, IMF pasti akan memuji pemerintahan suatu negara.
INTERNASIONAL Monetary Fund (IMF) memuji pengelolaan makro ekonomi Indonesia yang dinilai telah meningkatkan kredibilitas kebijakan dan ketahanan eksternal di Indonesia. Peneliti Lingkar Studi Perjuangan (LSP), Gede Sandra menegaskan, pujian lembaga donor tersebut hanya gombal belaka. Selama melaksanakan kebijakan neoliberal semacam pencabutan subsidi energi, IMF pasti akan memuji pemerintahan suatu negara.

Baca : Menaikan Harga BBM, Pengamat Sebut Jokowi Terjebak Konsensus Washington

“Tentu tanpa mereka mempedulikan apakah kebijakan tersebut ternyata merugikan mayoritas rakyat di negara tersebut atau tidak,” ucap Gede Sandra dalam pesan singkat, seperti dilansir jpnn, Jumat (26/12/2014).


Baca : Waduh, Warga Menyesal Memilih Jokowi

Seperti diketahui, selain subsidi BBM, pemerintah Indonesia juga akan mencabut subsidi harga elpiji 3 kg dan subsidi harga listrik PLN untuk pengguna 1300 kWh. Selain itu juga pemerintah berencana mencabut subsidi untuk kereta api kelas ekonomi.

Baca : Tarif Listrik Naik Lagi, Kado Tahun Baru dari Jokowi

Gede menjelaskan, semua kebijakan tersebut nyata sekali memberatkan masyarakat Indonesia yang berpenghasilan menengah ke bawah, sehingga berpotensi meningkatkan jumlah masyarakat miskin.   [*]


===================
sumber : jpnn
editor : abu rafif
Pujian IMF Pencabutan Subsidi Disebut Gombal Neoliberal Pujian IMF Pencabutan Subsidi Disebut Gombal Neoliberal Reviewed by Banua Syariah on 6:39:00 PM Rating: 5