Rezim Merakyat Mencekik Rakyat, Tanya Kenapa ?

Rezim Merakyat Mencekik Rakyat, Tanya Kenapa ?  Dielu-elukan, begitulah Rezim Jokowi sebelum menjadi presiden. Tak sedikit rakyat di negeri ini menaruh harapan besar pada sosok yang dianggap merakyat itu. Lelaki yang sempat tersohor dengan gaya blusukannya kadung dianggap warga sebagai dewa penolong ditengah krisis pemimpin di negeri ini.
Rezim Merakyat Mencekik Rakyat, Tanya Kenapa ?
Dielu-elukan, begitulah Rezim Jokowi sebelum menjadi presiden. Tak sedikit rakyat di negeri ini menaruh harapan besar pada sosok yang dianggap merakyat itu. Lelaki yang sempat tersohor dengan gaya blusukannya kadung dianggap warga sebagai dewa penolong ditengah krisis pemimpin di negeri ini.

Harapan tinggal harapan. Janji Jokowi saat kampanye Presiden pun, satu persatu ia jilat sendiri. Janji tak akan menaikan harga BBM saat kampanye, dilanggar pemimpin yang katanya merakyat itu belum genap sebulan menjadi presiden.

Beragam dalih beraroma dusta pun diumbar untuk mengelabui rakyat. Mulai dari dalih :

1. SUBSIDI BBM MEMBUAT APBN JEBOL ?


Faktanya RAPBN-P 2014

  • Pengeluaran mencantumkan subsidi BBM dan gas sebesar Rp. 284.99 triliun.
  • Pemasukan dar migas yang terdiri dari pendapatan penjualan dan pajak migas sebesar Rp. 276,52 triliun
  • Maka, defisit APBN-P 2014 adalah : Rp. 276,52 triliun (total pemasukan) - Rp. 284,99 triliun (total pengeluaran) = Rp. 8,47 triliun saja, bukan Rp. 284,99 triliun
Sementara sepanjang tahun, di APBN selalu terdapat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Rp. 20-30 triliun! JEBOL dimana???


2.  SUBSIDI BBM TIDAK TEPAT SASARAN

Sensus Ekonomi Nasional (SUSENAS 2010) : Total jumlah kendaraan di Indonesia mencapai 53,4 juta, sebanyak 82% di antaranya kendaraan roda dua yang kebanyakan dimiliki oleh kelas menengah ke bawah.

Rincian penggunaan BBM sebagai berikut :

  • 65% adalah rakyat kelas bawah dan miskin
  • 27% kelas menengah
  • 6% kelas menengah ke atas dan hanya
  • 2% orang kaya
BOHONG dikatakan BBM banyak dinikmati orang kaya saja !


3.  SUBSIDI BBM MEMBERATKAN APBN?

APBN-P 2014, Pengeluaran mencantumkan subsidi BBM dan gas sebesar Rp. 284,99 triliun.
Sedangkan biaya yang harus disisihkan untuk membayar pokok dan cicilan bunga di APBN berkisar 15-20 persen tiap tahunnya. Dan di APBN 2014, porsi utang dan bunganya = 368,981 triliun!

HUTANGlah YANG MEMBERATKAN, BUKAN SUBSIDI BBM


4. HARGA BBM DISESUAIKAN HARGA KE-EKONOMIAN DUNIA

Saat ini harga minyak dunia jatuh hingga mencapai 77,19 dollas AS per barel. Artinya pagu anggaran subsidi tak begitu terbebani seiring turunnya harga minyak mentah dunia.  


Pertanyaannya, dimana “letak keharusan” harga BBM saat ini perlu dinaikkan? 

Lantas benarkah Jokowi yang harus bertanggungjawab ? Siapa dan apa yang harus disalahkan ? Apa sebenarnya motif dibalik kebijakan ini ? dapatkan jawabannya diacara ini.



KHUSUS UNTUK LAKI-LAKI


السلام عليكم ورحمة الله وبركاته


HADIRI DAN IKUTILAH DISKUSI PUBLIK
"REZIM MERAKYAT, MENCEKIK RAKYAT"


AHAD, 7 DESEMBER 2014
PUKUL 8.30 - 11.50 WITA


TEMPAT AULA MUSEUM LAMBANG MANGKURAT JL.A.YANI KM.35,5 BANJARBARU


NARASUMBER UST.PUJO NUGROHO









Rezim Merakyat Mencekik Rakyat, Tanya Kenapa ? Rezim Merakyat Mencekik Rakyat, Tanya Kenapa ? Reviewed by Banua Syariah on 11:20:00 AM Rating: 5