Haul Guru Bakeri, Dibanjiri Ribuan Jemaah

Haul kedua Guru H Ahmad Bakeri, Minggu (11/1) dibanjiri ribuan jemaah. Meski Acara dimulai pukul 08.30 Wita, namun jemaah sudah mulai berdatangan sejak pagi. Bahkan beberapa jemaah perempuan sudah hadir sebelum Salat Subuh.
GAMBUT - Haul kedua Guru H Ahmad Bakeri, Minggu (11/1) dibanjiri ribuan jemaah. Meski Acara dimulai pukul 08.30 Wita, namun jemaah sudah mulai berdatangan sejak pagi. Bahkan beberapa jemaah perempuan sudah hadir sebelum Salat Subuh.

Sejak pukul 07.05 Wita, jemaah sudah mulai ramai memadati kawasan Pondok Pesantren Al Mursyidul Amin, Jalan Beringin, Desa Makmur, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar. Mereka datang dari berbagai daerah.

Beberapa jemaah yang terlihat hadir paling awal sudah berada di sekitar kubah yang berada di pondok putra atau sekitar 60 meter dari gerbang pondok.

Salah satu jemaah bernama Alaudin mengaku sengaja datang lebih awal agar bisa menempati lokasi di dekat kubah. Saat ditemui, Alaudin sudah duduk di sekitar bangunan kubah tepatnya di sisi selatan kubah. "Datang pagi supaya bisa masuk dekat kubah," katanya.

Alaudin yang datang bersama keluarganya adalah salah satu alumni pondok pesantren yang didirikan oleh Guru Bakeri tersebut. Ia adalah alumni angkatan 2000. Pada acara Sabtu malam (10/1) yakni acara yang dikhususkan bagi keluarga, warga sekitar dan alumni, Alaudin yang merupakan warga Guntung Papuyu, Kecamatan Gambut juga hadir. Pun demikian dengan haul pertama tahun lalu, Alaudin juga hadir.

Kehadiran Alaudin pada setiap haul tak lepas dari rasa hormatnya kepada Guru Bakeri. Ia mengakui, Guru Bakeri adalah panutannya dalam menjalankan kehidupan. "Beliau adalah sosok ulama yang menjadi panutan," ucapnya.

Sekitar pukul 08.00 wita atau 30 menit sebelum acara dimulai, ribuan jemaah terlihat sudah memadati lokasi haul. Jemaah yang datang lebih awal menempati beberapa tenda dan bangunan di pondok putra dekat kubah.

Acara sendiri dimulai pukul 08.30 wita. Hadiri pada haul tersebut sejumlah tokoh ulama seperti Guru KH Ahmad Zuhdiannoor, para habaib, Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin, Bupati Banjar Sultan H Khairul Saleh, Asisten I Setda Provinsi Kalsel Dr Suhardjo, Kepala Kementerian Agama Provinsi Kalsel Muhammad Tambrin dan Kepala BKD Banjar Pangeran Abidinsyah.

Gubernur sendiri hadir sekira pukul 10.00 Wita. Ia hadir tak lama setelah para habaib dari Pondok Pesantren Darun Nasyi-in Lawang datang. Tak lama kemudian Bupati Banjar Sultan H Khairul Saleh juga hadir didampingi Kepala BKD Banjar Pangeran Abidinsyah.

Acara diawali dengan maulid, kemudian acara selanjutnya pembacaan ayat suci Alquran. Gubernur dalam sambutannya mengatakan, meski sudah dua tahun berpulang, namun tausiyah Guru Bakeri selalu melekat di hati jemaah. Menurut Rudy, Guru Bakeri juga dikenal sebagai ulama yang mampu menyampaikan ilmu dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami.

"Beliau juga dikenal ulama yang suka guyon, jadi selesai beliau dakwah kita semua bahagia dan tersenyum," katanya.

Rudy berharap, perjuangan Guru Bakeri dapat dilanjutkan oleh zuriat beliau. Pada kesempatan itu, Rudy juga berpamitan dan memohon doa agar sisa masa jabatannya sebagai gubernur yang tinggal tujuh bulan bisa diselesaikan dengan baik. Rudy juga meminta maaf jika dalam memimpin ada kekurangan.

"Amanah ini akan dipertanggungjawabkan, jadi ulun secara pribadi dan keluarga mohon ampun maaf dan mohon doanya," cetusnya.

Usai sambutan, gubernur dan rombongan meninggalkan acara haul. Orang nomor satu di Kalsel ini kemudian melanjutkan perjalanan ke Kandangan untuk menghadiri resepsi pernikahan kerabat.

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan pembacaan manaqib oleh anak ketiga KH Ahmad Bakeri yakni Muhammad Samman. Acara dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin dipimpin Ust Muhammad Solihin dari Ponpes Darun Nasyi-in. Setelah itu dilanjutkan dengan tahlil dipimpin oleh oleh Habib Ibrahim dari Ponpes Darun Nasyi-in.

Tausiyah pertama disampaikan Habib Salim Asyatiri dari Pondok Pesantren Darun Nasyi-in Lawang. Menurut Habib Salim, Guru Bakeri termasuk orang yang mulia karena senantiasa meneladani Nabi Muhammad SAW.

Sementara Tausiyah kedua disampiakan oleh KH Ahmad Zuhdiannoor atau yang akrab disapa Guru Zuhdi. Dalam tausiyahnya, Guru Zuhdi yang diwakili Habib Husin Bin Ali Assegaf meminta kepada jemaah untuk menjalankan sunah Rasulullah SAW. Haul kedua Guru Bakeri sendiri selesai tepat pukul 11.46 Wita. Setelah acara selesai, ribuan jemaah meninggalkan tempat acara dengan tertib.

Kepala Kementerian Agama Provinsi Kalsel Muhammad Tambrin mengaku bangga terhadap sosok Guru Bakeri. Tambrin menyebut Guru Bakeri adalah sosok yang istiqomah dalam berdakwah. "Jemaah beliau banyak di Tanah Laut, jadi kami sering berinteraksi," ucap mantan Kepala Kemenag Tanah Laut ini yang hadir bersama anak dan menantunya.

Sementara itu, anak tertua Guru Bakeri Ust HM Rasyid Ridha mengucapkan terima kasih kepada keluarga, masyarakat dan para jemaah. Ia juga berterima kasih kepada santri dan santriwati yang sudah membantu pelaksanaan haul. “Persiapan kami sekitar sebulan, berkat dukungan semua pihak Alhamdulillah acara haul berjalan lancar,” ucapnya.

Ust HM Rasyid berharap haul ketiga tahun depan bisa lebih baik lagi. Ia juga berharap akses jalan ke pondok semakin baik dan pondok sendiri baik sehingga jemaah nyaman menghadiri acara haul. “Saya juga minta maaf kalau ada pelayanan yang masih kurang,” imbuhnya.  [*]


========================
Sumber : Radar Banjarmasin
Editor : Abu Rafif
Haul Guru Bakeri, Dibanjiri Ribuan Jemaah Haul Guru Bakeri, Dibanjiri Ribuan Jemaah Reviewed by Banua Syariah on 10:20:00 AM Rating: 5