Di Dalam Masjid, 800 Warga Banjarbaru Berjanji Kepada Allah SWT, Ikut Memperjuangkan Syariah dan Khilafah

Lebih kurang 800 warga Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan mengikrarkan diri berjanji kepada Allah SWT ikut memperjuangkan syariah dan khilafah. Ikrar tersebut dilakukan warga di dalam Masjid Jami Al-Mukarromah, Landasan Ulin disela Daurah Akbar Hizbut Tahrir Indonesia Kota Banjarbaru, Sabtu (21/2/2015).  Seraya mengacungkan telunjuk ke atas, ratusan warga Kota Idaman ini berucap sanggup dan mau memperjuangkan syariat Allah SWT tegak di muka bumi. “Tidak ada kata lain, mari kita manfaatkan hidup di dunia yang sebentar ini untuk memperjuangkan syariat Allah. Anda sanggup?, mau?. Kalau mau mari kita acungkan tangan agar disaksikan Allah, para malaikat dan kaum muslim bahwa kita berjanji untuk memperjuangkan agama Allah, memperjuangkan syariah dan khilafah,” seru Ketua DPP Hizbut Tahrir Indonesia, KH Rokhmat S. Labib dalam sesi closing statement disela Daurah Akbar Hizbut Tahrir Indonesia Kota Banjarbaru.  Ajakan tokoh HTI itupun langsung disambut peserta dengan pekikan takbir secara mengucap ikrar. “Ya Allah, Ya Allah, saya berjanji, saya berjanji, untuk menjadi pejuang bagi tegaknya khilafah. Allahuakbar…!, Allahuakbar…!, Allahuakbar!,” seru peserta riuh.
BANJARBARU – Lebih kurang 800 warga Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan mengikrarkan diri berjanji kepada Allah SWT ikut memperjuangkan syariah dan khilafah. Ikrar tersebut dilakukan warga di dalam Masjid Jami Al-Mukarromah, Landasan Ulin disela Daurah Akbar Hizbut Tahrir Indonesia Kota Banjarbaru, Sabtu (21/2/2015).

Seraya mengacungkan telunjuk ke atas, ratusan warga Kota Idaman ini berucap sanggup dan mau memperjuangkan syariat Allah SWT tegak di muka bumi. “Tidak ada kata lain, mari kita manfaatkan hidup di dunia yang sebentar ini untuk memperjuangkan syariat Allah. Anda sanggup?, mau?. Kalau mau mari kita acungkan tangan agar disaksikan Allah, para malaikat dan kaum muslim bahwa kita berjanji untuk memperjuangkan agama Allah, memperjuangkan syariah dan khilafah,” seru Ketua DPP Hizbut Tahrir Indonesia, KH Rokhmat S. Labib dalam sesi closing statement disela Daurah Akbar Hizbut Tahrir Indonesia Kota Banjarbaru.

Ajakan tokoh HTI itupun langsung disambut peserta dengan pekikan takbir secara mengucap ikrar. “Ya Allah, Ya Allah, saya berjanji, saya berjanji, untuk menjadi pejuang bagi tegaknya khilafah. Allahuakbar…!, Allahuakbar…!, Allahuakbar!,” seru peserta riuh.

Sebelumnya, Ustadz Rokhmat S. Labib menjelaskan dalam sistem sekuler kapitalis, banyak hukum-hukum Islam yang diturunkan Allah SWT dicampakkan. Salah satu contoh dalam kasus perzinahan, kasus yang akan diproses kepengadilan secara hukum manakala mengandung beberapa unsur.

“Salah satunya adalah jika pelakunya berada dalam ikatan pernikahan. Artinya sanksi dalam KUHAP tidak akan dijatuhkan pada pelaku yang statusnya jomblo. Padahal dalam Islam itu sama-sama aktifitas zina,” ujarnya.

Unsur lain dalam kasus tersebut adalah jika salah satu pasangan menuntut atas kasus perzinahan pasangannya suami istri. Artinya kata Rokhmat, jika sang suami tidak menuntut, dalam KUHAP tidak bisa diproses oleh polisi.  “Ini baru satu contoh,” cetusnya.

Karenanya terang Ustadz Rokhmat, agar hukum-hukum Islam bisa diterapkan mau tidak mau harus ada institusi negara yang menerapkannya. Sudah 94 tahun umat Islam hidup tanpa Khilafah, tepatnya sejak 28 Rajab 1342 H / 3 Maret 1924 Khilafah Islamiyah dibubarkan oleh Musthafa Kemal atas dukungan Inggris.

Sejak saat itu, umat islam tercerai berai dalam banyak negara. Tidak ada lagi yang melindungi Islam dan Umatnya, umat hidup tanpa pelindung dan penjaga. 


“Khilafah adalah haarisah li al-Muslimiin wa diinihim wa damihim wa amwaalihim wa ‘irdhihim (institusi pelindung kaum Muslimin dan agama, darah, kekayaan dan kehormatan mereka),” ungkapnya.

Oleh sebab itu, setelah tahu bahwa menegakkan khilafah itu wajib, dan jika ingin terbebas dari dosa besar karena melalaikan kewajiban khilafah, maka umat ini wajib berjuang bersungguh-sungguh menegakkannya kembali. [*]

Penulis : Abu Rafif




Di Dalam Masjid, 800 Warga Banjarbaru Berjanji Kepada Allah SWT, Ikut Memperjuangkan Syariah dan Khilafah Di Dalam Masjid, 800 Warga Banjarbaru Berjanji Kepada Allah SWT, Ikut Memperjuangkan Syariah dan Khilafah Reviewed by Banua Syariah on 10:47:00 PM Rating: 5