Hujan, Ratusan Warga Tanah Laut ini “Nekat” Hadiri Daurah Akbar

Hujan tak menyurutkan langkah ratusan masyarakat Kabupaten Tanah Laut untuk mengikuti Daurah Akbar bertajuk INDONESIA MILIK ALLAH, KEMBALIKAN KEPADA-NYA. Ratusan warga Tanah Laut ini “nekat” karena Allah hadir dalam event digelar HTI DPD II Kabupaten Tanah Laut di Masjid al Manar, Kamis (19/2/2015).
PELAIHARI - Hujan tak menyurutkan langkah ratusan masyarakat Kabupaten Tanah Laut untuk mengikuti Daurah Akbar bertajuk INDONESIA MILIK ALLAH, KEMBALIKAN KEPADA-NYA. Ratusan warga Tanah Laut ini “nekat” karena Allah hadir dalam event digelar HTI DPD II Kabupaten Tanah Laut di Masjid al Manar, Kamis (19/2/2015).

Burhan, salah satu peserta dari kelurahan Pabahanan sangat setuju dengan pemaparan materi yang disampaikan Ketua DPD II HTI Banjarmasin, Ustadz Wahyudi Ibnu Yusuf, M.Pd. Dalam paparannya, tokoh muda muslim Kalimantan Selatan ini menyatakan penderitaan, kemiskinan dan berbagai persoalan hidup yang dialami oleh rakyat Indonesia adalah karena sebagian besar kekayaan alam di Indonesia dikeruk Asing dan Aseng.

Menurutnya, itu semua terjadi tak lepas dari produk UU yang dibuat DPR lebih berpihak pada asing ketimbang rakyat di negeri sendiri.

“Manusia itu terbatas, tidak akan mampu membuat UU yang mampu mensejahterakan manusia itu sendiri. Artinya Allah lah yang Maha Tau mana yang terbaik buat hamba-Nya,” tegasnya.

Menurut Ust Wahyudi, jika rakyat ingin sejahtera dan ingin bahagia dunia akhirat maka harus menggunakan UU buatan Allah yakni Al-Qur’an dan as-Sunnah dengan menerapkan syariah dalam bingkai Khilafah Rosyidah la Nubuwwah.

Sementara itu, ratusan peserta yang memadati ruang induk masjid al Manar semakin antusias dengan kehadiran mantan rocker H Hari Moekti yang di daulat menjadi pembicara kedua. Da’I kondang yang juga mantan Artis era tahun 80an ini mampu memukau para peserta yang hadir. Bahkan banyak petugas dari kepolisian Polres Tanah Laut turut antusias mendengarkan tausyiah.

Kang Hari Moekti dengan lugas, terarah dan terperinci menceritakan perjalanan hidupnya sejak menjadi artis sampai bertaubat meninggalkan dunia keartisan. Dunia yang dipenuhi dengan gelimpangan harta namun hatinya gelisah, kosong dari nilai-nilai agama. Menurutnya dunia artis merupakan dunia yang mengajak orang untuk berbuat maksiat kepada Allah SWT dan itu artinya temanya syaitan.

“Saya tinggalkan dunia artis meski banyak yang mencemooh, kehilangan harta benda. Namun saya sangat bahagia dengan pilihan mengaji di Hizbut Tahrir. Pilihan yang membuat hidup saya lebih berkah dan saya yakin dengan pilihan saya ini,” ungkapnya. [*]

==========
Penulis : Purnomo
Editor : Abu Rafif




Hujan, Ratusan Warga Tanah Laut ini “Nekat” Hadiri Daurah Akbar Hujan, Ratusan Warga Tanah Laut ini “Nekat” Hadiri Daurah Akbar Reviewed by Banua Syariah on 5:36:00 PM Rating: 5