Kali Pertama Digelar, Daurah Akbar Barabai HST Dibanjiri Ratusan Peserta

Minggu (22/2/2015) langit tampak cerah yang cerah dan penuh berkah. Bertempat di Mesjid Al-Maksum Barabai, HTI DPD II Hulu Sungai Tengah (Kal-Sel) mengadakan acara Daurah Akbar dengan mengusung tema “Indonesia Milik Allah, Kembalikan Kepada-Nya“, acara yang baru pertama kali diadakan di Barabai ini menghadirkan KH. Rokhmat S. Labib, MEI selaku Ketua DPP HTI.   Lebih dari 300 peserta dari profesi yang berbeda tampak memenuhi ruangan utama mesjid. Setelah acara pembukaan yang dipandu oleh Ustadz Zaenal Arifin, SE, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz. Muhammad Arsyad, beliau merupakan salah seorang Qori’ terbaik tingkat kabupaten.
BARABAI - Minggu (22/2/2015) langit tampak cerah yang cerah dan penuh berkah. Bertempat di Mesjid Al-Maksum Barabai, HTI DPD II Hulu Sungai Tengah (Kal-Sel) mengadakan acara Daurah Akbar dengan mengusung tema “Indonesia Milik Allah, Kembalikan Kepada-Nya“, acara yang baru pertama kali diadakan di Barabai ini menghadirkan KH. Rokhmat S. Labib, MEI selaku Ketua DPP HTI.

Lebih dari 300 peserta dari profesi yang berbeda tampak membanjiri ruangan utama mesjid. Setelah acara pembukaan yang dipandu oleh Ustadz Zaenal Arifin, SE, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz. Muhammad Arsyad, beliau merupakan salah seorang Qori’ terbaik tingkat kabupaten.

Ustadz Untung Rusiman lengurus HTI DPD II HST menyampaikan sambutan yang begitu menggugah dan mencerahkan, dengan santun beliau menyampaikan maksud diselenggarakannya acara agar peserta yang hadir tersadarkan dan tercerahkan tentang pentingnya melaksanakan perintah Allah SWT secara kaffah, selain itu beliau juga mengajak agar peserta bersegera mengambil peran untuk meninggikan kalimah Allah SWT melalui dakwah syari’ah dan khilafah sesuai metode Rasulullah SAW, yang mana aktivitas itu akan rapi dan kuat dengan begabungnya peserta Daurah Akbar dalam jama’ah yang memperjuangkan dakwah tersebut.

KH. Rokhmat S. Labib, MEI menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah difahami, memulai paparannya tentang makna dibalik penciptaan makhluk oleh Allah SWT yang tak lain adalah agar makhluk-makhluk tersebut ta’at, tunduk dan patuh pada aturan Allah SWT, beliau mencontohkan tentang bumi yang berputar, pergantian matahari dan bulan, pohon-pohon dan hewan yang senantiasa tunduk pada aturan Allah SWT.

Mengutip ayat Al-Qur’an dan menyampaikan tafsir ulama mu’tabar, beliau menjelaskan bahwa Allah SWT menciptakan alam semesta termasuk bumi dan segala isinya untuk manusia agar manusia ta’at dan patuh pada Allah SWT, tapi anehnya banyak manusia yang oleh Allah SWT diberi akal pikiran justru ingkar terhadap nikmat tersebut.

Tak hanya itu beliau juga menjelaskan tentang kewajiban menerapkan dan mendakwahkan Hukum Syara’, memahamkan tentang makna syar’i Ulil Amri yang diperintahkan Allah dan Rasul-Nya yang wajib dita’ati, tentang kewajiban mendakwah syari’ah dan khilafah, juga kewajiban tentang bergabung dalam jama’ah yang memperjuangkan Syari’ah dan Khilafah sesuai metode kenabian.

Para peserta begitu antusias merespon paparan KH. Rokhmat S. Labib, MEI, tercatat 10 pertanyaan lebih disampaikan. Beberapa pertanyaan itu diantaranya apa urgensi khilafah sehingga wajib untuk diperjuangkan, bagaimana solusi syari’at islam mengatasi problem remaja dan pengangguran, tentang sikap HTI terhadap deklarasi ISIS, bahkan ada peserta yang meminta tanggapan beliau tentang pernyataan seorang ulama yang justru menyampaikan bahwa khilafah adalah janji Allah yang tak perlu diikuti dengan amal memperjuangkannya, karena Allah telah menjamin berdirinya. Dengan tuntas dan mencerahkan pertanyaan-pertanyaan tersebut beliau tanggapi sembari menghadirkan dalil-dali Al-Qur’an dan As-Sunah disertai fakta-fakta yang menguatkan kebenaran.

Di penghujung paparannya KH. Rohmat S. Labib menyampaikan bahwa Hizbut Tahrir melakukan aktivitasnya semata-mata mengharap ridho Allah SWT agar manusia bersegara untuk ta’at dan patuh pada aturan Allah SWT, beliau mengingatkan tentang kerasnya adzab neraka dan sengsaranya kematian bagi orang-orang yang ingkar terhadap Hukum Syara’, beliau menggugah sekaligus menguatkan komitmen peserta untuk membesarkan opini syari’ah dan khilafah.

Di akhir acara seluruh peserta berjanji untuk menjadi penolong agama Allah dan bekerja keras untuk mengajak manusia besegera melakukan amal dakwah agung tersebut. Tampak beberapa peserta menitikkan air mata diringi gemuruh takbir yang membahana di ruangan utama mesjid Al-Maksum. Acara Daurah Akbar diakhiri pembacaan do’a oleh pengurus mesjid Al-Maksum menjelang tibanya waktu Sholat Dzuhur. [*]


Penulis : wn
Editor : abu rafif
Kali Pertama Digelar, Daurah Akbar Barabai HST Dibanjiri Ratusan Peserta Kali Pertama Digelar, Daurah Akbar Barabai HST Dibanjiri Ratusan Peserta Reviewed by Banua Syariah on 10:23:00 AM Rating: 5