Petani Hingga Mubaligh, Mengaku Bahagia Bergabung dengan Hizbut Tahrir

Dauroh yang digelar DPD II Hizbut Tahrir Indonesia Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (19/2/2015) menjadi moment penting bagi warga Tanjung. Sebab, Hizbut Tahrir rupanya tak hanya dikenal kalangan cendekiawan saja, dikalangan petani pun pemahaman Islam yang didakwahkan Hizbut Tahrir mampu membangkitkan taraf berfikir warga.  Salah satunya yang dirasakan salah seorang petani transmigrasi di Tanjung, Yuswendi. Usai paparan materi sesi pertama Dauroh, Yuswendi mengaku bahagia bisa ikut dalam pembinaan Hizbut Tahrir Indonesia.   Senada dengan itu, tenaga pendidik dan mubaligh Tanjung pun merasakan hal serupa. Ialah Eko Prayitno S.Pd (Guru) dan Drs H.A. Ramlan (Mubaligh). Ketiganya pun ikut mengajak peserta Dauroh yang baru mengenal Hizbut Tahrir untuk berjuang bersama merasakan manisnya perjuangan menegakkan kehilafah ala nubuwah bersama Hizbut Tahrir.
TANJUNG – Dauroh yang digelar DPD II Hizbut Tahrir Indonesia Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (19/2/2015) menjadi moment penting bagi warga Tanjung. Sebab, Hizbut Tahrir rupanya tak hanya dikenal kalangan cendekiawan saja, dikalangan petani pun pemahaman Islam yang didakwahkan Hizbut Tahrir mampu membangkitkan taraf berfikir warga.

Salah satunya yang dirasakan salah seorang petani transmigrasi di Tanjung, Yuswendi. Usai paparan materi sesi pertama Dauroh, Yuswendi mengaku bahagia bisa ikut dalam pembinaan Hizbut Tahrir Indonesia.

Senada dengan itu, tenaga pendidik dan mubaligh Tanjung pun merasakan hal serupa. Ialah Eko Prayitno S.Pd (Guru) dan Drs H.A. Ramlan (Mubaligh). Ketiganya pun ikut mengajak peserta Dauroh yang baru mengenal Hizbut Tahrir untuk berjuang bersama merasakan manisnya perjuangan menegakkan kehilafah ala nubuwah bersama Hizbut Tahrir.

Sementara itu, Ketua DPD II Hizbut Tahrir Indonesia Kabupatel Tabalong dalam sambutan yang disampaikan Ustadz Rafi’I mengatakan event Dauroh bertajuk “Indonesia Milik Allah, Kembalikan Kepada-Nya,” sejatinya untuk mengingatkan kaum Muslimin bahwa dunia dan seisinya termasuk Indonesia adalah milik Allah SWT.

Pengurus HTI DPD II Hizbut Tahrir Indonesia Tabalong, Ustadz Gusti Orrin dalam paparan materinya menjelaskan berbagai masalah yang menimpa Indonesia baik dalam bidang sosial, ekonomi, politik, pendidikan, dan keamanan.

"Problem-problem tersebut begitu nyata di depan kita bahkan sering kita rasakan,” ujarnya.

Hanya saja katanya, perubahan ke arah yang lebih baik tidak akan pernah terjadi hanya dengan adanya problem tersebut. Perubahan hanya bisa terjadi jika memenuhi tiga syarat. Pertama, Munculnya kesadaran tentang adanya realitas yang rusak atau penuh problem. Kedua, tumbuhnya kesadaran tentang pengganti realitas rusak tersebut, dan Ketiga, mengerti langkah perubahan dari realitas rusak menuju realitas penggantinya yakni dengan menerapkan syari’ah dalam bingkai Khilafah ala nubuwwah.
"Tentang kewajiban Khilafah tidak ada khilaf di kalangan umat dan imam kecuali apa yang dinyatakan oleh Asham," paparnya sambil membacakan pendapat-pendapat ulama empat mazhab.

"Selain fardhu, Khilafah juga merupakan janji Allah SWT. Jadi Khilafah pasti akan tegak, dengan atau tanpa kita," pungkas Gusti Orrin menutup penjelasan sembari kembali mengajak peserta untuk turut terlibat dalam perjuangan ini. [*]

==============
Penulis : Tim
Editor : Abu Rafif
Petani Hingga Mubaligh, Mengaku Bahagia Bergabung dengan Hizbut Tahrir Petani Hingga Mubaligh, Mengaku Bahagia Bergabung dengan Hizbut Tahrir Reviewed by Banua Syariah on 1:45:00 PM Rating: 5