Wakil Ketua IAI Sebut Kesehatan Kini Jadi Komoditas, Bukan Lagi Hak Rakyat

akil Ketua IAI Sebut Kesehatan Kini Jadi Komoditas, Bukan Lagi Hak Rakyat   BANJARBARU - Wakil Ketua Ikatan Apoteker Indonesia Kota Banjarbaru, Erwin Fauzana menyatakan kesehatan saat ini sudah menjadi komoditas, bukan lagi hak rakyat yang menjadi tanggungjawab pemerintah.  Sebab kata dia, seiring keluarnya program jaminan kesehatan, masyarakat justru kian terbatas memperoleh hak kesehatan. Masyarakat dipaksa mengeluarkan biaya lebih jika ingin memperoleh pelayanan kesehatan yang baik dan prima.  "Kesehatan sekarang sudah menjadi komoditas bisnis. Jadi kalau ada masyarakat yang mau memperoleh pelayanan kesehatan yang baik, ya harus bayar. Karena pemerintah sudah tidak lagi menanggung itu," ujarnya saat menjadi narasumber Halqah Islam dan Peradaban (HIP) bertajuk #IndonesiaKitaTerancam Neo Liberalisme dan Neo Imperialisme di Masjid Al Islah Jl RO Ulin Loktabat Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Minggu (26/4/2015).
Wakil Ketua IAI Sebut Kesehatan Kini Jadi Komoditas, Bukan Lagi Hak Rakyat 

BANJARBARU - Wakil Ketua Ikatan Apoteker Indonesia Kota Banjarbaru, Erwin Fauzana menyatakan kesehatan saat ini sudah menjadi komoditas, bukan lagi hak rakyat yang menjadi tanggungjawab pemerintah.

Sebab kata dia, seiring keluarnya program jaminan kesehatan, masyarakat justru kian terbatas memperoleh hak kesehatan. Masyarakat dipaksa mengeluarkan biaya lebih jika ingin memperoleh pelayanan kesehatan yang baik dan prima.

"Kesehatan sekarang sudah menjadi komoditas bisnis. Jadi kalau ada masyarakat yang mau memperoleh pelayanan kesehatan yang baik, ya harus bayar. Karena pemerintah sudah tidak lagi menanggung itu," ujarnya saat menjadi narasumber Halqah Islam dan Peradaban (HIP) bertajuk #IndonesiaKitaTerancam Neo Liberalisme dan Neo Imperialisme di Masjid Al Islah Jl RO Ulin Loktabat Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Minggu (26/4/2015).

Menurutnya, lahirnya program BPJS seolah menjadi angin syurga bagi masyarakat tidak mampu. Padahal sebaliknya, dibalik program tersebut pemerintah perlahan mulai melepaskan tanggungjawabnya menunaikan hak dasar warga negaranya.

"Jadi, ada warga Kota Banjarbaru yang mengeluh. Katanya iuran tiap bulan, tapi saat mau berobat disuruh kesana-kesini, sampai akhirnya malah tambah sakit karena memikirkan susahnya birokrasi. Akhirnya memilih rumah sakit swasta, dengan biaya yang lebih mahal," ungkapnya.

Kondisi ini juga turut diperparah dengan sistem kesehatan yang banyak disusupi permintaan asing. Regulasi kesehatan pun tak luput dari pesanan-pesanan pemilik modal besar untuk mengeruk keuntungan yang lebih di Indonesia.

"Contoh kecil, saat ini sudah banyak tenaga kerja kesehatan asing di daerah kita. Bahkan ada satu gues house yang sudah di kontrak untuk tempat tinggal tenaga asing ini," ujarnya. [banuasyariah.com]
Wakil Ketua IAI Sebut Kesehatan Kini Jadi Komoditas, Bukan Lagi Hak Rakyat Wakil Ketua IAI Sebut Kesehatan Kini Jadi Komoditas, Bukan Lagi Hak Rakyat Reviewed by Banua Syariah on 12:41:00 PM Rating: 5