MHTI Ajak Tokoh Wujudkan Islam Rahmatan Lilalamin

BANJARBARU -  Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia DPD II  Kota menggelar acara Temu Tokoh dengan tema “Bersama Wujudkan Islam Rahmatan Lil ‘Alamin” di RM Kampoeng Banjar Banjarbaru, Kamis (21/04/2016). Dalam sambutannya, Ketua DPD II MHTI kota Banjarbaru Alyani Desi, S. Ag menyampaikan bahwa slogan Islam Rahmatan Lil 'Alamin sangat familiar di tengah-tengah masyarakat. Namun, apakah hal itu sudah terwujud di negeri ini, mengingat ternyata kondisi kaum muslimin saat ini buruk, seperti penghuni rumah tahanan mayoritas beragama Islam. Oleh karena itu, ia berharap acara ini akan memberikan gambaran bagaimana cara mewujudkan Islam Rahmatan Lil 'Alamin.
BANJARBARU -  Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia DPD II  Kota menggelar acara Temu Tokoh dengan tema “Bersama Wujudkan Islam Rahmatan Lil ‘Alamin” di RM Kampoeng Banjar Banjarbaru, Kamis (21/04/2016). Dalam sambutannya, Ketua DPD II MHTI kota Banjarbaru Alyani Desi, S. Ag menyampaikan bahwa slogan Islam Rahmatan Lil 'Alamin sangat familiar di tengah-tengah masyarakat. Namun, apakah hal itu sudah terwujud di negeri ini, mengingat ternyata kondisi kaum muslimin saat ini buruk, seperti penghuni rumah tahanan mayoritas beragama Islam. Oleh karena itu, ia berharap acara ini akan memberikan gambaran bagaimana cara mewujudkan Islam Rahmatan Lil 'Alamin.

Sementara, Pengurus DPD II MHTI Kota Banjarbaru, Nudiya Iffah, Amd yang hadir sebagai pemateri menyatakan cara mewujudkan Islam sebagai rahmatan li'alamin adalah dengan menerapkan syariat Islam dalam kehidupan sehari-hari. Al-Qur'an dan As-Sunnah sudah menjelaskan tentang bagaimana seharusnya kehidupan manusia diatur. Hanya sayangnya kaum muslimin saat ini jauh dari pedoman yang telah diturunkan Allah dalam menjalani kehidupan ini.

Islam saat ini hanya dibahas di sudut-sudut masjid. Hanya dipakai ketika menikah, talaq dan waris. Namun, tidak digunakan ketika membahas pengelolaan lahan pertanian, kesaksian, transaksi-transaksi ribawi. Belum lagi pergaulan remaja yang penuh dengan maksiat. Untuk itu, Islam sebagai rahmatan lil'alamin harus diwujudkan dengan penerapan Islam secara kaffah dalam seluruh aspek kehidupan. 

“Saat Islam diterapkan secara menyeluruh bukan hanya membawa rahmat bagi kaum muslimin yang ada di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia. Tidak hanya kaum muslimin yang merasakannya, tapi juga bagi orang-orang non muslim,” tegasnya. 

Nudiya menilai tuntutan formalisasi Syariat Islam sudah sangat darurat. Tidak sedikit kaum muslimin yang terpaksa melakukan aktivitas kemaksiatan demi memenuhi kebutuhan hidup. Demi membayar biaya rumah sakit, bayar sekolah anak dan memenuhi keperluan hidup memdesak akhirnya terjerumus ke dalam lumpur ribawi. Selain itu, tuntutan formalisasi syariah juga karena penerapan syariah Islam merupakan kewajiban kaum muslimin. Banyak sekali kejahatan-kejahatan yang muncul tanpa bisa dicegah karena tidak diterapkannya syariah Islam. 

“Negara Islam yang menerapkan syariat Islam akan menjaga hak-hak asasi ummat. Menjaga akal, memelihara keturunan, memelihara agama, memelihara jiwa, menjaga kehormatan, menjaga keamanan, menjaga negara dan menjaga harta,” pungkasnya.

Acara dialnjutkan dengan sesi diskusi dimana para tokoh muslimah yang berasal dari pengurus kecamatan, kelurahan, ketua Majelis Taklim, Pengurus Posyandu serta Mubalighoh tampak semangat melontarkan pertanyaan dan pendapat. Merekapun bersedia hadir dalam acara Muktamar Tokoh Umat yang akan dilaksanakan pada Ahad, 24 April 2016 di Banjarmasin. (Yumna/Dini)
MHTI Ajak Tokoh Wujudkan Islam Rahmatan Lilalamin MHTI Ajak Tokoh Wujudkan Islam Rahmatan Lilalamin Reviewed by Banua Syariah on 9:04:00 PM Rating: 5