Jangan Abaikan Umat Islam di Aleppo Suriah, Karena itu Artinya Anda ....

Ustadz Sutarto MIP berpesan pada Umat Islam di Kota Banjarmasin agar jangan sampai mengabaikan saudara-saudara kaum muslimin di Aleppo Suriah.  Sebab terang Sutarto, Umat Islam itu laksana satu tubuh.  Jika anggota tubuh lainnya merasa sakit, maka yang lain juga akan merasakan sakit.

BANUASYARIAH.COM - Ustadz Sutarto MIP berpesan pada Umat Islam di Kota Banjarmasin agar jangan sampai mengabaikan saudara-saudara kaum muslimin di Aleppo Suriah.  Sebab terang Sutarto, Umat Islam itu laksana satu tubuh.  Jika anggota tubuh lainnya merasa sakit, maka yang lain juga akan merasakan sakit.  

"Bentuk terkecil rasa persaudaraan ini adalah dengan memikirkan, mendoakan, dan mencarikan solusi untuk keselamatan Muslim Aleppo," ujarnya dihadapan peserta Kajian Solidaritas untuk Muslim Aleppo di masjid As Sajadah Jl Jahri Saleh Kota Banjarmasin, Ahad 25 Desember 2016.

Dalam konteks keimanan terang ustadz Sutarto, sudah seharusnya kaum muslimin di Kota Banjarmasin maupun di seluruh dunia turut merasakan apa yang diderita saudara muslim di Aleppo Suriah.

"Hal ini juga sesuai hadist Nabi, Barang siapa bangun di pagi hari tidak memikirkan urusan kaum muslimin, maka dia bukan golongan mereka (umat Islam)." ujarnya mengutip salah satu hadits Nabi.

Aleppo kini bersimbah darah, ribuan warganya dibantai, ribuan perempuan dan anak gadisnya diperkosa dan dibunuh.  Banyak anaknya menjadi korban, dan belasan ribu penduduknya harus mengungsi. Celakanya lagi, kekejian ini dilakukan oleh pemimpin mereka yang terkutuk, Basar Assad yang didukung Rusia dan Amerika Serikat, serta sikap lunak pemimpin Timur Tengah dan pemimpin-pemimpin dunia Islam.

Parahnya, pembantaian Umat Islam bukan hanya terjadi di Aleppo, namun juga di Palestina sejak pendudukan penjajah Israel. Juga di AfrikaTengah, Rohingnya di Myanmar, Pattani, Chehnya dan Kashmir.

"Kepada siapa kita berharap pertolongan, ketika sesama muslim di Aleppo dan berbagai negeri lainnya dibantai tanpa pembelaan? Apakah ke para pemimpin Timur Tengah, dan OKI atau Indonesia? Tidak mungkin. Bahkan sebagiannya terlibat persekongkolan mendukung aksi genosida tersebut. Mereka hanya berani mengutuk atau sekadar berbelasungkawa," terangnya.

Tidak mungkin pula umat berharap kepada AS, Rusia, Israel, atau negara-negara Barat lainnya. Karena merekalah sebenarnya jagal-jagal keji pelaku pembantaian umat Islam.

"Sebenarnya, solusi yang bisa menghentikan pembantaian dan penderitaan umat saat ini, sudah diketahui oleh umat ini," tegasnya.

Hanya masalahnya, mau atau tidak. Yaitu dengan mengikuti sunnah Rasulullah dengan mengangkat seorang Khalifah untuk menerapkan syariah, menyatukan kekuatan militer umat untuk membela kaum muslimin di seluruh dunia.

"Berharap kepada pemimpin di era demokrasi jelas tidak mungkin, karena demokrasi menempatkan hukum manusia di atas hukum Allah Swt. Disamping kerangkeng nasionalisme yang menjadikan persoalan Aleppo direduksi hanya sebatas persoalan Suriah saja, bukan persoalan kaum muslimin seluruh dunia," ungkap Sutarto.

Sebaliknya, Khalifah adalah pemimpin kaum muslimin yang dipilih karena ketaqwaannya, dan tidak ada yang ditakuti kecuali Allah dan Rasul-Nya. Inilah solusi yang wajib ditempuh umat saat ini.

Kajian ini sendiri berlangsung usai Magrib hingga menjelang Isya, usai salat Isya, sebagian jamaah melakukan diskusi santai dan diantara mereka siap mengikuti kajian rutin bersama HTI.  (*)
Jangan Abaikan Umat Islam di Aleppo Suriah, Karena itu Artinya Anda .... Jangan Abaikan Umat Islam di Aleppo Suriah, Karena itu Artinya Anda .... Reviewed by Banua Syariah on 4:52:00 PM Rating: 5